Perlindungan dan Syukur : Memahami Bacaan Dzikir Petang dalam Keseharian Umat Muslim

- 11 Juni 2024, 15:10 WIB
Ilustrasi - bacaan dzikir petang, sebuah praktik spiritual yang umumnya dilakukan menjelang senja.
Ilustrasi - bacaan dzikir petang, sebuah praktik spiritual yang umumnya dilakukan menjelang senja. /Pixabay.com/fadlyhjhalim/

DEMAK BICARA - Dzikir adalah salah satu kegitan yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW, yang memiliki peran penting dalam mempererat hubungan dengan-Nya serta mengungkapkan rasa syukur atas berbagai nikmat dan memohon perlindungan-Nya.

Salah satu bentuk dzikir yang dapat diamalkan sehari-hari adalah dzikir petang, yang memberikan kesempatan bagi umat Islam untuk merenungkan kenikmatan yang telah diberikan selama hari itu.

Dzikir petang juga memiliki manfaat dan keutamaan sebagai sarana perlindungan dari berbagai musibah dan ancaman sepanjang malam. Kegiatan dzikir petang adalah praktik sederhana yang dapat dilakukan mulai dari setelah shalat Ashar hingga malam hari.

Berikut adalah contoh bacaan dzikir petang, sebuah praktik spiritual yang umumnya dilakukan menjelang senja sebagai bentuk upaya perlindungan diri.

Baca Juga: Bacaan Niat Puasa Arafah, Amalan Sunnah di Tanggal 9 Dzulhijjah

Baca Juga: Amalan Istimewa di Bulan Dzulhijjah: Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah yang Luar Biasa

Bacaan Dzikir Petang

1. Membaca Ayat Kursi

اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ، لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ، لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ، مَنْ ذَا الَّذِي يَفَشْعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ، يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ، وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاءَ، وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ، وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا، وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ
Artinya : “Allah, tidak ada ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia, yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi-Nya tanpa seizin-Nya. Dia mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dan Dia Maha Tinggi lagi Maha besar.”

2. Membaca Surat Al-ikhlas, Surat Al-falaq, Surat Annas masing-masing dibaca 3 kali.

Halaman:

Editor: Rika Rismayanti


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah