Peneliti: Sayuran dan Buah Punya Pengaruh terhadap Durasi Tidur Seseorang

- 29 Mei 2024, 18:27 WIB
Ilustrasi. Sebuah penelitian di Finlandia menyebutkan konsumsi sayuran dan buah dapat berpengaruh pada durasi tidur seseorang.
Ilustrasi. Sebuah penelitian di Finlandia menyebutkan konsumsi sayuran dan buah dapat berpengaruh pada durasi tidur seseorang. /Pixabay/@congerdesign/

DEMAK BICARA - Sebuah penelitian yang baru-baru ini dilakukan di Finlandia menunjukkan bahwa mengonsumsi lebih banyak sayuran dan buah-buahan dapat membantu seseorang mencapai durasi tidur yang optimal.

Hasil penelitian ini dipublikasikan di jurnal Frontiers in Nutrition yang ditulis di laman Medical Daily pada Selasa, 28 Mei 2024 dan melibatkan 5.043 partisipan dari National FinHealth 2017 Study di Finlandia.

Penelitian soal pengaruh sayuran dan buah terhadap durasi tidur itu membagi partisipan menjadi tiga kategori berdasarkan pola tidur mereka. Tidur pendek (kurang dari 7 jam per hari) sebanyak 21 persen, tidur normal (7-9 jam per hari) sebanyak 76,1 persen, dan tidur panjang (lebih dari 9 jam per hari) sebanyak 2,9 persen.

Baca Juga: Penyebab Sulitnya Berhenti Merokok Menurut Spesialis Kesehatan Jiwa

Peneliti menemukan bahwa partisipan yang memiliki durasi tidur normal menunjukkan asupan buah dan sayuran yang lebih tinggi di semua subkelompok dibandingkan dengan mereka yang memiliki durasi tidur pendek atau panjang.

Dengan kata lain, konsumsi buah dan sayuran yang lebih tinggi dikaitkan dengan tidur yang lebih sehat.

"Intervensi yang ditargetkan berfokus pada sub-kelompok buah-buahan dan sayur-sayuran yang memiliki keterkaitan yang jelas, seperti sayuran berdaun hijau dan sayuran buah-buahan dapat menyebabkan perubahan perilaku yang berdampak," kesimpulan dari para peneliti.

Temuan penelitian ini juga menunjukkan adanya penurunan asupan buah dan sayur tertentu yang berkaitan dengan durasi tidur yang tidak normal.

Hal ini menandakan bahwa penyimpangan dari durasi tidur normal, baik terlalu sedikit maupun terlalu banyak, berhubungan dengan penurunan konsumsi buah dan sayuran.

Pola makan yang baik

Para peneliti menyarankan agar pola tidur dipertimbangkan dalam intervensi pola makan, mengingat nutrisi yang baik tidak hanya penting untuk kesehatan secara keseluruhan tetapi juga dapat meningkatkan kualitas tidur.

Halaman:

Editor: Ryadh Fadhillah Junianto


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah