8 Shalat Sunnah yang Pahalanya Tidak Main-main

- 21 April 2024, 20:57 WIB
8 Shalat Sunnah yang Pahalanya Tidak Main-main
8 Shalat Sunnah yang Pahalanya Tidak Main-main /

DEMAK BICARA - Berikut 8 shalat sunnah yang pahalanya tidak main-main.

Shalat sunnah merupakan salat-salat tambahan yang dianjurkan dilakukan oleh Rasulullah SAW sebagai bentuk kebaikan tambahan di samping salat wajib lima waktu.

Shalat sunnah adalah amalan tambahan yang dianjurkan dalam agama Islam. Meskipun tidak diwajibkan, shalat sunnah memiliki beragam keutamaan dan manfaat yang luar biasa bagi pelakunya.

Melaksanakan shalat sunnah secara rutin, seorang Muslim dapat memperkuat hubungannya dengan Allah SWT, menyempurnakan ibadahnya, menghapus dosa-dosanya, dan mendapatkan pahala yang besar di akhirat.

Baca Juga: Panduan Praktis Tata Cara Shalat Taubat yang Benar

Keutamaan dan Manfaat Shalat Sunnah

Shalat sunnah memiliki beragam keutamaan dan manfaat yang luar biasa bagi pelakunya. Di antaranya adalah:

  1. Meningkatkan Kedekatan dengan Allah: Shalat sunnah merupakan sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan melaksanakan ibadah tambahan ini, seorang Muslim dapat memperkuat ikatan spiritualnya dengan Sang Pencipta.

  2. Menyempurnakan Shalat Wajib: Shalat sunnah juga dapat membantu menyempurnakan pelaksanaan shalat wajib. Dengan rutin melaksanakan shalat sunnah, seseorang dapat meningkatkan kualitas dan khusyu dalam melaksanakan shalat wajibnya.

  3. Menghapus Dosa-dosa: Rasulullah SAW bersabda bahwa shalat sunnah adalah cara untuk menghapus dosa-dosa yang dilakukan di antara waktu shalat wajib.

  4. Menjadi Sarana Pahala yang Besar: Setiap amalan baik yang dilakukan oleh seorang Muslim akan mendatangkan pahala yang besar di sisi Allah SWT. Shalat sunnah adalah salah satu amalan tambahan yang dapat meningkatkan jumlah pahala seseorang di akhirat.

Berikut ini beberapa shalat sunnah yang dianjurkan:

  1. Shalat Sunnah Rawatib: Yaitu shalat sunnah yang dilakukan sebelum atau sesudah salat wajib lima waktu. Contohnya adalah dua rakaat sebelum Subuh, empat rakaat sebelum Dhuhur, dua rakaat setelah Dhuhur, dua rakaat setelah Maghrib, dan dua rakaat setelah Isya.

  2. Shalat Duha: Shalat Duha adalah shalat yang dilakukan setelah terbitnya matahari beberapa waktu setelah terbitnya, hingga sebelum masuk waktu Dhuhur. Jumlah rakaatnya tidak ditentukan, bisa dilakukan minimal dua rakaat, tetapi lebih baik dilakukan antara dua hingga delapan rakaat.

  3. Shalat Tahajjud: Shalat Tahajjud dilakukan pada malam hari setelah tidur sebentar dan kemudian bangun kembali. Shalat ini sangat dianjurkan karena dilakukan pada waktu yang sangat berkat, antara waktu tidur dan waktu Subuh.

  4. Shalat Istikharah: Shalat ini dilakukan ketika seseorang ingin meminta petunjuk dari Allah dalam suatu keputusan yang akan diambil.

  5. Shalat Tasbih: Shalat ini dilakukan dengan cara khusus, yaitu setelah membaca tasbih sebanyak 15 kali dalam setiap rakaatnya. Bisa dilakukan kapan saja, baik di pagi, siang, atau malam hari.

  6. Shalat Istisqa: Shalat ini dilakukan untuk memohon hujan kepada Allah ketika terjadi kekeringan atau musim kemarau yang panjang.

  7. Shalat Gerhana: Dilakukan saat terjadi gerhana matahari atau gerhana bulan sebagai bentuk penanda syukur dan memohon ampun kepada Allah SWT.

  8. Shalat Taubah: Dilakukan sebagai bentuk tobat kepada Allah SWT atas dosa-dosa yang telah dilakukan.

Selain itu, terdapat banyak lagi shalat sunnah lainnya yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW sebagai amalan tambahan bagi umat Islam. Namun, yang paling utama adalah shalat sunnah rawatib yang dilakukan sebelum atau sesudah salat wajib lima waktu.***

Editor: Maya Atika


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah