Polri Mengerahkan Dua Helikopter Ambulans untuk Operasi Ketupat 2024 Hadapi Arus Mudik Lebaran 2024

- 3 April 2024, 13:31 WIB
Polri Mengerahkan Dua Helikopter Ambulans untuk Operasi Ketupat 2024 Hadapi Arus Mudik Lebaran 2024
Polri Mengerahkan Dua Helikopter Ambulans untuk Operasi Ketupat 2024 Hadapi Arus Mudik Lebaran 2024 /Pikiran Rakyat Tangerang Kota/

DEMAK BICARA - Menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran 2024 yang diprediksi mencapai 193 juta orang, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah mengambil langkah proaktif dengan mengerahkan dua helikopter ambulans dalam Operasi Ketupat 2024. Langkah ini diambil untuk membantu penanganan situasi darurat yang mungkin terjadi selama periode mudik dan balik Lebaran.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Sandi Nugroho, menyatakan bahwa keputusan ini adalah hasil atensi langsung dari Kapolri, yang mengingatkan akan kondisi cuaca dan potensi kepadatan arus yang dapat terjadi. "Ini atensi dari Kapolri, melihat kondisi cuaca serta kepadatan arus yang mungkin terjadi karena pergerakan pemudik tahun ini mencapai 193 juta orang, agar disiapkan evakuasi melalui udara," kata Sandi Nugroho di Lapangan Monas usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2024.

Baca Juga: Traveloka Lifestyle SuperApp Hadirkan Kemudahan Sewa Mobil di Semarang Untuk Mudik Lebaran 2024

Menurut Irjen Pol. Sandi Nugroho, helikopter ambulans tersebut akan siap digunakan untuk mengevakuasi dalam situasi kecelakaan, gawat darurat seperti ibu melahirkan, atau bencana alam. "Helikopter ambulans disiagakan mengantisipasi cuaca dan hal gawat darurat di sepanjang jalur mudik," katanya.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa ada dua unit helikopter ambulans milik Polairud yang disiagakan selama Operasi Ketupat 2024.

Masing-masing helikopter memiliki fungsi yang berbeda. Satu di antaranya adalah ambulans ICU dilengkapi dengan peralatan medis tingkat tinggi, sementara satunya lagi adalah ambulans spesialisasi evakuasi udara untuk pasien dengan luka ringan.

Baca Juga: Mudik Lebaran: Tradisi Meriah di Tengah Rasa Rindu dan Antusiasme Sambut Hari Raya Kemenangan Idul Fitri

Trunoyudo juga menambahkan bahwa selama Operasi Ketupat ini, terdapat Satgas Bantuan Operasi yang terdiri dari tim kedokteran kepolisian. "Helikopter ambulans ini mengevakuasi dari darat maupun laut menuju rumah sakit terdekat," ujarnya.

Dilengkapi dengan tiga kru dan tiga tim medis yang terdiri dari satu dokter dan dua perawat, helikopter ambulans ini merupakan langkah baru dalam Operasi Ketupat. Helikopter yang digunakan adalah Helikopter Dolphin 365 N3 sebagai ambulans ICU dan Helikopter NBO 105 untuk evakuasi udara.

Halaman:

Editor: Maya Atika


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah