Viral di Timur Tengah. Video Putri Penguasa Dubai Disekap di Villa: Saya Hanyan Ingin Bebas

17 Februari 2021, 10:10 WIB
Putri Latifa Dubai /Twitter Free Latifa

 
DEMAK BICARA – Timur tengah digemparkan dengan sebuah video. Video itu berisi pengakuan seorang putri kerajaan Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), bernama Putri Latifa.

Latifa adalah putri orang nomor satu di Dubai, Sheikh Mohammed bin Rashid al-Maktoum. Baru-baru ini, secara diam-diam Putri Latifa mengirimkan sebuah video.

Videon itu disiarkan program berita investigasi BBC Panorama dengan judul "The Missing Princess", pada hari Selasa, 16 Februari 2021.

Baca Juga: Korea Utara Mencuri Data Vaksin Covid-19

Sontak saja seluruh timur tengah heboh oleh tayangan video itu. Dalam video itu, Putri Latifa mengaku dirinya kini sedang berada di sebuah “penjara” dan tidak diizinkan untuk keluar.
Putri Latifa dipenjara sebuah vila yang sudah dimodifikasi untuk menahannya. Villa itu berlokasi tak jauh dari pantai.

Dalam tayangan video, Putri Latifa mengatakan vila itu telah dijaga sekitar 30 polisi.

"Saya disandera. Vila ini telah diubah menjadi penjara," kata Putri Latifa, 35 tahun, sebagaimana dilansir Reuters pada Rabu, 17 Februari 2021.

Baca Juga: Profil Lengkap Marie Thomas,Perjuangan Dokter Perempuan Pertama Indonesia

Menurut Putri Latifa, video itu ia rekam di kamar mandi vila. Itu tempat satu-satunya dimana Putri Latifa bisa bebas mengunci diri.

"Saya tidak bisa membuka satupun jendela. Saya sendirian, terisolasi. Tidak ada akses ke bantuan medis. Tidak ada pengadilan. Tidak ada dakwaan, tidak ada," kata Putri Latifa.

Video itu berhasil dibocorkan melalui tangan sahabat Putri Latifa, Tiina Jauhiainen. Tiina ini bertemu dengan seseorang yang teryata bisa berkomunikasi dengan Putri Latifa di dalam villa.

Baca Juga: Ramalan Zodia 17 Februari: Leo, Cancer dan Virgo, Hubunganmu Akan Berubah dari Pertemanan jadi Pacaran

"Jauhiainen berhasil mendapatkan telepon ke Latifa. Sejak itu, Putri Latifa merekam banyak pesan video yang menggambarkan kondisi tempat penahanannya di sebuah vila. Vila itu dimodifikasi menjadi penjara dengan jendela tertutup rapat semuanya," demikian dijelaskan.

Dalam video, Putri Latifa mengatakan dirinya hanya ingin bebas dari “penjara” itu.

"Saya hanya ingin bebas," katanya.

Hingga kini, belum ada respon ataupun klarifikasi dari otoritas setempat. Masalah ini ramai diperbincangkan di negara-negara timur tengah.***

Editor: Muhammad J.H

Sumber: REUTERS

Tags

Terkini

Terpopuler