Harga BBM Naik, Akankah Mobil Irit Semakin Dilirik Masyarakat? Begini Kata Toyota Astra

21 Agustus 2022, 14:39 WIB
Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandi memprediksi target masyarakat mengatasi masalah kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM). /Pixabay



DEMAK BICARA – Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandi memprediksi target masyarakat mengatasi masalah kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Anton Jimmi Suwandi petinggi Toyota Astra Motor itu memprediksi masyarakat akan melirik keunggulan mobil irit saat BBM naik.

“Konsumen kan akan semaikin lebih pintar dalam memilih produk-produk apa yang kira-kira akan cocok di dalam kondisi BBM yang mahal, ya pasti kan memilih mobil yang irit,” ujar Anton Jimmi Suwandidi kutip dari Antara, Ahad atau Minggu, 21 Agustus 2022.

Baca Juga: Spesifikasi dan Harga HP Oppo Reno 8 Harga 4 Jutaan yang Dibalut Kamera 64 MP dan Pengisian SuperVoocTM

Seperti diketahui, Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan telah memberikan sinyal bahwa presiden Jokowi akan mengumumkan kenaikan harga BBM dalam waktu dekat.

 

Pastinya hal ini akan berdampak pada ekonomi masyarakat, masyarakat juga mulai selektif dalam memilih kendaraan, terutama mempertimbangkan keiritan bahan bakar.

Baca Juga: Toyota Makin Happy Jualan Entry MPV New Calya, Nasmoco Pameran di Java Mall Bulan Ini, Cek Tanggalnya!

Anton Jimmi Suwandi mengatakan Toyota memiliki mobil yang irit bahan bakar yang bisa menjadi pilihan masyarakat.

“Yang irit sekarang line up kita apa? Pasti contohnya LCGC dan mungkin untuk di kelas yang model baru Veloz atau Avanza, Raize, atau hybrid. Jadi akan terjadi pergeseran ke segmen-segmen yang lebih irit,” kata dia.

 

Anton Jimmi Suwandi mengatakan pihaknya akan mempersiapkan paket-paket kredit yang lebih longgar yang menyesuaikan kondisi masyarakat saat menghadapi kenaikan BBM nanti.

Baca Juga: Jokowi Kepincut Mobil Listrik Mitsubishi Minicab Miev di GIIAS 2021, Sempatkan Setir Sendiri

“Pasti kita akan pantau, kalau memang dibutuhkan paket-paket kredit yang lebih longgar atau yang menyesuaikan dengan konsumen pasti kita akan membuat juga bersama dengan afiliasi kita,” kata Anton Jimmi Suwandi.***

Editor: Diaz A Abidin

Tags

Terkini

Terpopuler