Langkah Cepat Dinas Pertanian Sleman dalam Menghadapi Ancaman Antraks pada Ternak

- 15 Maret 2024, 15:00 WIB
Langkah Cepat Dinas Pertanian Sleman dalam Menghadapi Ancaman Antraks pada Ternak
Langkah Cepat Dinas Pertanian Sleman dalam Menghadapi Ancaman Antraks pada Ternak /Antara/Aloysius Jarot Nugroho/

DEMAK BICARA - Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, telah mengambil langkah cepat untuk mencegah meluasnya serangan penyakit antraks setelah adanya temuan ternak yang mati di wilayah Kapanewon Prambanan.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman, Suparmono, mengungkapkan bahwa beberapa langkah antisipasi telah dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit Antraks pada ternak.

Langkah antisipasi penyebaran antraks antara lain, pengobatan dan pemberian vitamin kepada ternak sapi dan kambing-domba di sekitar lokasi kasus, serta penandaan lokasi kejadian seperti lokasi kematian, penyembelihan, pengulitan, pemotongan daging, dan penguburan daging.

Baca Juga: Ular Piton Terdampar di Pemukiman Warga Akibat Banjir

Kasus penyakit antraks di Prambanan pertama kali dilaporkan pada awal Maret setelah adanya laporan kematian ternak.

Hasil uji sampel tanah di lokasi kejadian juga telah dinyatakan positif terkena antraks. Langkah-langkah lanjutan yang diambil termasuk pengambilan sampel tanah tambahan untuk mendeteksi luasan penyebaran bakteri antraks, serta penyelenggaraan pertemuan lintas sektoral terkait penyakit zoonosis di Kabupaten Sleman.

Selain itu, rencananya akan dilakukan vaksinasi pada ternak yang berada pada zona kuning untuk melindungi dan memberikan kekebalan pada ternak yang ada.

Dinas juga sedang mengajukan permohonan bantuan vaksin dan sarana pendukung lainnya untuk pengendalian antraks kepada pihak terkait.

Dalam upaya pencegahan, dilakukan penyidikan epidemiologi (PE)/ investigasi dan pemberian obat kepada masyarakat yang ikut dalam proses penyembelihan ternak yang terkena antraks.

Halaman:

Editor: Maya Atika


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah